{"id":477260,"date":"2023-08-09T09:09:43","date_gmt":"2023-08-09T09:09:43","guid":{"rendered":""},"modified":"2023-09-05T11:14:23","modified_gmt":"2023-09-05T11:14:23","slug":"flat-file-database","status":"publish","type":"wiki","link":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wiki\/flat-file-database\/","title":{"rendered":"Basis data file datar"},"content":{"rendered":"<p>Flat File Database adalah metode sederhana dan mudah untuk menyimpan data dalam file teks biasa. Tidak seperti database relasional tradisional, yang menggunakan struktur kompleks dengan tabel, baris, dan kolom, database file datar mengatur data secara linier dan berurutan. Setiap baris dalam file mewakili satu catatan, dan masing-masing bidang dalam catatan biasanya dipisahkan oleh pembatas seperti koma atau tab.<\/p>\n<p>Database file datar telah digunakan sejak awal komputasi dan telah menemukan berbagai aplikasi karena kesederhanaan dan kemudahan implementasinya. Meskipun terdapat keterbatasan dibandingkan dengan sistem manajemen basis data modern, basis data file datar tetap relevan dalam skenario tertentu.<\/p>\n<h2>Sejarah asal usul Flat File Database dan penyebutan pertama kali.<\/h2>\n<p>Asal usul database file datar dapat ditelusuri kembali ke masa awal pemrograman komputer ketika penyimpanan data merupakan tantangan yang signifikan. Pada tahun 1960an dan 1970an, komputer memiliki memori dan kekuatan pemrosesan yang terbatas, dan pengembang memerlukan cara untuk menyimpan data dalam cara yang ringkas dan mudah diakses.<\/p>\n<p>Konsep database file datar muncul pada masa ini sebagai solusi untuk menyimpan data terstruktur dalam file teks sederhana. Bahasa pemrograman awal seperti COBOL dan Fortran menggunakan database file datar secara ekstensif. Basis data ini sering kali disimpan dalam kartu berlubang atau pita magnetik, sehingga menyediakan mekanisme penyimpanan data yang berurutan dan efisien.<\/p>\n<h2>Informasi terperinci tentang Flat File Database: Memperluas topik<\/h2>\n<p>Database File Datar terdiri dari satu file yang berisi banyak catatan, dan setiap catatan berisi berbagai bidang. Data dalam database file datar biasanya disusun dalam salah satu format berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>CSV (Nilai yang Dipisahkan Koma):<\/strong> Dalam format CSV, setiap kolom dipisahkan dengan koma, menjadikannya format yang banyak digunakan untuk pertukaran data antar aplikasi berbeda.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>TSV (Nilai yang Dipisahkan Tab):<\/strong> Format TSV menggunakan tab sebagai pembatas, yang sangat berguna ketika koma adalah bagian dari data itu sendiri.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Format Panjang Tetap:<\/strong> Dalam format dengan panjang tetap, setiap bidang memiliki panjang yang telah ditentukan, dan bantalan digunakan untuk memastikan keseragaman.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>XML dan JSON:<\/strong> Meskipun XML dan JSON bukan format file datar tradisional, keduanya dapat digunakan untuk merepresentasikan data terstruktur secara linier dan sering digunakan dalam aplikasi modern.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Struktur internal Flat File Database: Cara kerjanya<\/h2>\n<p>Struktur internal database file datar relatif sederhana. Data disimpan sebagai teks biasa dalam satu file, dengan catatan dipisahkan oleh baris baru atau karakter khusus. Setiap catatan terdiri dari bidang yang menyimpan informasi tertentu. Misalnya, pertimbangkan representasi CSV berikut dari database file datar yang berisi informasi tentang karyawan:<\/p>\n<pre><div class=\"bg-black rounded-md mb-4\"><div class=\"flex items-center relative text-gray-200 bg-gray-800 px-4 py-2 text-xs font-sans justify-between rounded-t-md\"><span>matematika<\/span><button class=\"flex ml-auto gap-2\"><svg stroke=\"currentColor\" fill=\"none\" stroke-width=\"2\" viewbox=\"0 0 24 24\" stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" class=\"h-4 w-4\" height=\"1em\" width=\"1em\" ><path d=\"M16 4h2a2 2 0 0 1 2 2v14a2 2 0 0 1-2 2H6a2 2 0 0 1-2-2V6a2 2 0 0 1 2-2h2\"><\/path><rect x=\"8\" y=\"2\" width=\"8\" height=\"4\" rx=\"1\" ry=\"1\"><\/rect><\/svg>Salin kode<\/button><\/div><div class=\"p-4 overflow-y-auto\"><code class=\"!whitespace-pre hljs language-mathematica\" data-no-translation=\"\"><span class=\"hljs-variable\">EmployeeID<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">FirstName<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">LastName<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">Age<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">Department<\/span>\n<span class=\"hljs-number\">1<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">John<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">Smith<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-number\">30<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">Sales<\/span>\n<span class=\"hljs-number\">2<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">Mary<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">Johnson<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-number\">28<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">Marketing<\/span>\n<span class=\"hljs-number\">3<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">Robert<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-built_in\">Brown<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-number\">35<\/span><span class=\"hljs-operator\">,<\/span> <span class=\"hljs-variable\">Finance<\/span>\n<\/code><\/div><\/div><\/pre>\n<p>Dalam contoh ini, setiap baris mewakili catatan karyawan, dan bidang (ID Karyawan, Nama Depan, Nama Belakang, Usia, dan Departemen) dipisahkan dengan koma.<\/p>\n<h2>Analisis fitur utama Flat File Database<\/h2>\n<p>Basis data file datar menawarkan beberapa kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan sistem manajemen basis data yang lebih canggih. Mari kita menganalisis fitur-fitur utama:<\/p>\n<h3>Keuntungan:<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Kesederhanaan:<\/strong> Database file datar mudah dipahami dan diimplementasikan, menjadikannya ideal untuk proyek skala kecil dan kebutuhan penyimpanan data sederhana.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Portabilitas:<\/strong> Karena database file datar disimpan sebagai file teks biasa, database tersebut dapat dengan mudah dipindahkan, disalin, dan dibagikan ke berbagai sistem dan platform.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Kesesuaian:<\/strong> Banyak bahasa pemrograman dan aplikasi memiliki dukungan bawaan untuk membaca dan menulis data dari database file datar, sehingga integrasi menjadi lancar.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Overhead Rendah:<\/strong> Basis data file datar memiliki overhead minimal karena tidak memerlukan sistem manajemen yang rumit.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Kekurangan:<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Permintaan Terbatas:<\/strong> Basis data file datar tidak memiliki kemampuan kueri seperti basis data relasional, sehingga sulit untuk melakukan operasi pengambilan data yang kompleks.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Skalabilitas:<\/strong> Ketika volume data meningkat, database file datar mungkin menjadi tidak efisien dan rumit untuk dikelola.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Redundansi Data:<\/strong> Setiap catatan dalam database file datar berisi semua informasinya, sehingga menyebabkan redundansi data dan ukuran file yang lebih besar.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Integritas data:<\/strong> Tanpa batasan integritas data, menjaga konsistensi data menjadi tanggung jawab aplikasi, sehingga meningkatkan risiko kesalahan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Jenis Basis Data File Datar<\/h2>\n<p>Basis data file datar hadir dalam berbagai format, masing-masing memiliki kekuatan dan kasus penggunaannya sendiri. Berikut adalah tipe umum:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th><strong>Jenis<\/strong><\/th>\n<th><strong>Keterangan<\/strong><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>CSV (Nilai yang Dipisahkan Koma)<\/td>\n<td>Bidang yang dipisahkan dengan koma, banyak digunakan untuk pertukaran data antar aplikasi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>TSV (Nilai yang Dipisahkan Tab)<\/td>\n<td>Bidang yang dipisahkan berdasarkan tab, berguna bila koma merupakan bagian dari data.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Format Panjang Tetap<\/td>\n<td>Bidang memiliki panjang yang telah ditentukan sebelumnya, memastikan keseragaman dalam struktur data.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>XML dan JSON<\/td>\n<td>Mewakili data terstruktur secara linier, yang biasa digunakan dalam aplikasi dan API modern.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Cara menggunakan Flat File Database: Masalah dan solusi terkait penggunaan<\/h2>\n<p>Basis data file datar dapat diterapkan dalam berbagai skenario, terutama ketika kompleksitas data rendah, dan akses data cepat diperlukan. Beberapa kasus penggunaan umum meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>File Konfigurasi:<\/strong> Banyak aplikasi menggunakan database file datar untuk menyimpan pengaturan konfigurasi, karena memungkinkan modifikasi yang mudah tanpa memerlukan sistem manajemen database yang rumit.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Pertukaran data:<\/strong> Basis data file datar sering digunakan untuk pertukaran data antara sistem yang berbeda, memfasilitasi migrasi dan integrasi data.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>File Log:<\/strong> Sistem logging biasanya menggunakan database file datar untuk menyimpan log secara sederhana dan berurutan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Proyek Skala Kecil:<\/strong> Untuk proyek atau prototipe skala kecil, database file datar memberikan solusi yang ringan dan cepat untuk penyimpanan data.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Namun, seiring dengan meningkatnya kompleksitas dan volume data, database file datar dapat menghadapi tantangan:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Inkonsistensi Data:<\/strong> Tanpa batasan integritas data, inkonsistensi data mungkin timbul, sehingga memerlukan pengelolaan tingkat aplikasi yang cermat.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Masalah kinerja:<\/strong> Seiring bertambahnya data, database file datar mungkin mengalami kinerja yang lebih lambat karena akses data linier.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Untuk mengatasi masalah ini, pengembang dapat mempertimbangkan untuk bermigrasi ke sistem database yang lebih canggih seperti database relasional atau database NoSQL, bergantung pada kebutuhan spesifik mereka.<\/p>\n<h2>Ciri-ciri utama dan perbandingan dengan istilah serupa<\/h2>\n<h3>Basis Data File Datar vs. Basis Data Relasional:<\/h3>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th><strong>Karakteristik<\/strong><\/th>\n<th><strong>Basis Data File Datar<\/strong><\/th>\n<th><strong>Basis Data Relasional<\/strong><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Metode Penyimpanan Data<\/td>\n<td>File teks biasa dengan catatan dan bidang.<\/td>\n<td>Disusun menjadi tabel, baris, dan kolom.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pengambilan data<\/td>\n<td>Kemampuan kueri terbatas.<\/td>\n<td>Kueri berbasis SQL untuk operasi kompleks.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Kendala Integritas Data<\/td>\n<td>Bergantung pada penegakan tingkat aplikasi.<\/td>\n<td>Mendukung batasan integritas data.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Skalabilitas<\/td>\n<td>Skalabilitas terbatas seiring pertumbuhan data.<\/td>\n<td>Dirancang untuk skalabilitas dengan pengoptimalan.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3>Basis Data File Datar vs. Basis Data NoSQL:<\/h3>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th><strong>Karakteristik<\/strong><\/th>\n<th><strong>Basis Data File Datar<\/strong><\/th>\n<th><strong>Basis Data NoSQL<\/strong><\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Metode Penyimpanan Data<\/td>\n<td>File teks biasa dengan catatan dan bidang.<\/td>\n<td>Berbagai model data (dokumen, nilai kunci, grafik, dll.)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pengambilan data<\/td>\n<td>Kemampuan kueri terbatas.<\/td>\n<td>Tergantung pada database NoSQL spesifik yang digunakan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Skema Data<\/td>\n<td>Biasanya tanpa skema.<\/td>\n<td>Bisa tanpa skema atau skema saat dibaca.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Skalabilitas<\/td>\n<td>Skalabilitas terbatas seiring pertumbuhan data.<\/td>\n<td>Dirancang untuk skalabilitas dan lingkungan terdistribusi.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Perspektif dan teknologi masa depan terkait Flat File Database<\/h2>\n<p>Meskipun database file datar terus melayani kebutuhan spesifik, kemajuan teknologi database telah mengalihkan fokus ke sistem yang lebih kuat dan skalabel. Masa depan pengelolaan data terletak pada:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Basis Data Terdistribusi:<\/strong> Basis data terdistribusi memungkinkan penanganan kumpulan data besar di beberapa node, meningkatkan skalabilitas dan toleransi kesalahan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Penyimpanan Berbasis Cloud:<\/strong> Teknologi cloud menawarkan solusi penyimpanan data yang fleksibel dan hemat biaya, memungkinkan akses mudah dan pengelolaan data dalam jumlah besar.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Solusi Data Besar:<\/strong> Ketika data terus tumbuh secara eksponensial, teknologi big data, seperti Hadoop dan Spark, menjadi penting untuk pemrosesan dan analisis data berskala besar.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Basis Data Waktu Nyata:<\/strong> Dengan meningkatnya permintaan akan wawasan data waktu nyata, database waktu nyata seperti Apache Cassandra dan Amazon DynamoDB semakin populer.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Bagaimana server proxy dapat digunakan atau dikaitkan dengan Flat File Database<\/h2>\n<p>Server proxy memainkan peran penting dalam komunikasi jaringan, bertindak sebagai perantara antara klien dan server. Meskipun server proxy sendiri tidak secara langsung menggunakan database file datar, server proxy dapat digunakan bersama dengan database tersebut untuk meningkatkan kinerja dan akses data dalam skenario tertentu:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Penyimpanan dalam cache:<\/strong> Server proxy dapat menyimpan data dalam cache yang diambil dari database file datar, sehingga mengurangi kebutuhan untuk berulang kali mengakses file datar untuk informasi yang sering diminta. Mekanisme caching ini dapat meningkatkan waktu respons secara signifikan dan mengurangi beban pada database.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Penyeimbang beban:<\/strong> Dalam skenario di mana database file datar digunakan untuk menyimpan pengaturan konfigurasi atau data sederhana, server proxy dapat digunakan untuk mendistribusikan permintaan masuk ke beberapa contoh database file datar. Penyeimbangan beban ini meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan dan mencegah kemacetan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Keamanan dan Anonimitas:<\/strong> Server proxy juga dapat meningkatkan keamanan dan anonimitas dengan bertindak sebagai perantara antara klien dan database file datar, melindungi lokasi dan identitas database sebenarnya.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Tautan yang berhubungan<\/h2>\n<p>Untuk informasi lebih lanjut tentang Flat File Database dan topik terkait, silakan merujuk ke sumber daya berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p><a href=\"https:\/\/www.tutorialspoint.com\/flat-file-databases-concepts-and-applications\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Memahami Database File Datar<\/a><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><a href=\"https:\/\/stackify.com\/csv-vs-json-vs-xml\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">CSV vs. JSON vs. XML \u2013 Mana yang terbaik untuk pertukaran data?<\/a><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><a href=\"https:\/\/www.mongodb.com\/nosql-explained\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Pengantar Database NoSQL<\/a><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cloudflare.com\/learning\/cdn\/glossary\/proxy-server\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Evolusi Server Proxy<\/a><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><a href=\"https:\/\/www.geeksforgeeks.org\/introduction-to-distributed-databases\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Database Terdistribusi dan Keunggulannya<\/a><\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kesimpulannya, database file datar tetap mendapat tempat dalam dunia penyimpanan data, khususnya untuk aplikasi sederhana, pertukaran data, dan pembuatan prototipe. Namun, seiring dengan meningkatnya kompleksitas dan volume data, pengembang harus mempertimbangkan solusi database yang lebih canggih. Server proxy, di sisi lain, dapat melengkapi database file datar dengan meningkatkan kinerja, penyeimbangan beban, dan memberikan lapisan keamanan tambahan. Seiring kemajuan teknologi, masa depan manajemen data terletak pada database terdistribusi, penyimpanan berbasis cloud, dan solusi data real-time.<\/p>","protected":false},"featured_media":468421,"menu_order":0,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","inline_featured_image":false,"footnotes":""},"class_list":["post-477260","wiki","type-wiki","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"acf":{"faq_title":"Frequently Asked Questions about <mark>Flat File Database: A Comprehensive Overview<\/mark>","faq_items":[{"question":"What is a Flat File Database?","answer":"<p>A Flat File Database is a simple and straightforward method of storing data in a plain text file. Unlike traditional relational databases, which use complex structures with tables, rows, and columns, a flat file database organizes data in a linear, sequential manner. Each line in the file represents a single record, and individual fields within a record are typically separated by delimiters like commas or tabs.<\/p>"},{"question":"How did the concept of Flat File Databases originate?","answer":"<p>The concept of flat file databases emerged in the 1960s and 1970s as a solution to store structured data in a simple text file. Early programming languages like COBOL and Fortran utilized flat file databases extensively. These databases were often stored on punched cards or magnetic tapes, providing a sequential and efficient data storage mechanism.<\/p>"},{"question":"What are the key features of Flat File Databases?","answer":"<p>Flat file databases offer simplicity, portability, and compatibility. They are easy to understand and implement, making them ideal for small-scale projects and simple data storage needs. Since they are stored as plain text files, they can be easily moved, copied, and shared across different systems and platforms. Many programming languages and applications have built-in support for reading and writing data from flat file databases, making integration seamless.<\/p>"},{"question":"How does a Flat File Database work internally?","answer":"<p>A Flat File Database consists of a single file that contains multiple records, and each record contains various fields. The data is stored as plain text, with records separated by newlines or special characters. Each record consists of fields that hold specific pieces of information, such as names, ages, and departments in the case of an employee database.<\/p>"},{"question":"What are the types of Flat File Databases?","answer":"<p>Flat file databases come in various formats, including CSV (Comma-Separated Values), TSV (Tab-Separated Values), Fixed-Length Format, XML, and JSON.<\/p>"},{"question":"What are the common use cases of Flat File Databases?","answer":"<p>Flat file databases find application in various scenarios, particularly when data complexity is low, and quick data access is necessary. Some common use cases include configuration files, data exchange between different systems, log files, and small-scale projects or prototypes.<\/p>"},{"question":"What are the limitations of Flat File Databases?","answer":"<p>While flat file databases have their advantages, they also have limitations. These include limited querying capabilities, scalability challenges as data volume grows, data redundancy, and the need for application-level data integrity management.<\/p>"},{"question":"How can I address the challenges of using Flat File Databases?","answer":"<p>To address the limitations, developers can consider migrating to more sophisticated database systems like relational databases or NoSQL databases, depending on their specific needs. Additionally, implementing proper data management practices and handling data consistency at the application level can help mitigate some of the challenges.<\/p>"},{"question":"What does the future hold for Flat File Databases?","answer":"<p>While flat file databases will continue to serve specific needs, the future of data management lies in distributed databases, cloud-based storage, big data solutions, and real-time databases. These technologies offer enhanced scalability, performance, and data processing capabilities.<\/p>"},{"question":"How can proxy servers be associated with Flat File Databases?","answer":"<p>Proxy servers can be used in conjunction with flat file databases to enhance performance and data access. They can cache data, distribute incoming requests, and provide an additional layer of security and anonymity when accessing the database.<\/p><p>If you have more questions or need further information, feel free to explore our comprehensive article on Flat File Databases at OneProxy.pro.<\/p>"}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki\/477260","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki"}],"about":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wiki"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki\/477260\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/468421"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=477260"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}