{"id":476958,"date":"2023-08-09T09:05:36","date_gmt":"2023-08-09T09:05:36","guid":{"rendered":""},"modified":"2023-09-05T11:13:45","modified_gmt":"2023-09-05T11:13:45","slug":"document-object-model-dom","status":"publish","type":"wiki","link":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wiki\/document-object-model-dom\/","title":{"rendered":"Model Objek Dokumen (DOM)"},"content":{"rendered":"<p>Model Objek Dokumen (DOM) adalah antarmuka penting yang memungkinkan pengembang berinteraksi dengan dokumen web menggunakan bahasa skrip seperti JavaScript. Ini mewakili tampilan terstruktur, hierarki, dan logis dari konten dokumen web, seperti HTML atau XML, sebagai struktur seperti pohon.<\/p>\n<h2>Asal Usul Model Objek Dokumen (DOM)<\/h2>\n<p>Konsep DOM pertama kali muncul pada pertengahan hingga akhir tahun 1990an sebagai akibat dari kebutuhan untuk memungkinkan konten web yang lebih interaktif. Dengan munculnya situs web dinamis dan meluasnya penggunaan JavaScript, terdapat kebutuhan akan model yang memungkinkan skrip mengubah struktur, gaya, dan konten dokumen. Konsorsium World Wide Web (W3C) mengambil tugas untuk membuat API standar untuk tujuan ini, yang menghasilkan pengembangan DOM.<\/p>\n<p>Level DOM standar pertama, DOM Level 1, diperkenalkan oleh W3C pada tahun 1998. Ini menyediakan model komprehensif untuk keseluruhan dokumen HTML atau XML, termasuk cara untuk mengubah bagian mana pun dari dokumen.<\/p>\n<h2>Memperluas Model Objek Dokumen (DOM)<\/h2>\n<p>DOM pada dasarnya adalah platform dan antarmuka netral bahasa yang memungkinkan program dan skrip mengakses dan memperbarui konten, struktur, dan gaya dokumen secara dinamis.<\/p>\n<p>DOM disusun menjadi hierarki node, masing-masing mewakili bagian dokumen, seperti elemen, atribut, dan teks. Struktur pohon logis ini memudahkan navigasi dan manipulasi konten dokumen.<\/p>\n<p>Dokumen web dimodelkan sebagai pohon objek yang semuanya memiliki properti dan metode, dan dapat berisi objek lain. Misalnya, dokumen HTML diubah menjadi objek yang mewakili elemen seperti \u201cbody\u201d, \u201cdiv\u201d, \u201cspan\u201d, dan \u201cp\u201d, serta atribut dan konten teksnya.<\/p>\n<h2>Cara Kerja Model Objek Dokumen (DOM).<\/h2>\n<p>Struktur internal DOM disusun sebagai pohon node. Node paling atas adalah <code data-no-translation=\"\">Document<\/code> node, yang mewakili keseluruhan dokumen. Di bawah ini, <code data-no-translation=\"\">Element<\/code> node sesuai dengan elemen HTML di halaman, <code data-no-translation=\"\">Attribute<\/code> node menyimpan atribut elemen, dan <code data-no-translation=\"\">Text<\/code> node menampung konten teks elemen.<\/p>\n<p>Struktur hierarki ini memungkinkan pengembang menavigasi pohon dokumen dan menggunakan metode API untuk memilih, membuat, mengubah, atau menghapus node.<\/p>\n<p>Berikut ini contoh tampilan dokumen HTML sebagai pohon DOM:<\/p>\n<pre><div class=\"bg-black rounded-md mb-4\"><div class=\"flex items-center relative text-gray-200 bg-gray-800 px-4 py-2 text-xs font-sans justify-between rounded-t-md\"><span>matematika<\/span><button class=\"flex ml-auto gap-2\"><svg stroke=\"currentColor\" fill=\"none\" stroke-width=\"2\" viewbox=\"0 0 24 24\" stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\" class=\"h-4 w-4\" height=\"1em\" width=\"1em\" ><path d=\"M16 4h2a2 2 0 0 1 2 2v14a2 2 0 0 1-2 2H6a2 2 0 0 1-2-2V6a2 2 0 0 1 2-2h2\"><\/path><rect x=\"8\" y=\"2\" width=\"8\" height=\"4\" rx=\"1\" ry=\"1\"><\/rect><\/svg>Salin kode<\/button><\/div><div class=\"p-4 overflow-y-auto\"><code class=\"!whitespace-pre hljs language-mathematica\" data-no-translation=\"\"><span class=\"hljs-variable\">Document<\/span>\n    \u21b3 <span class=\"hljs-built_in\">Element<\/span><span class=\"hljs-operator\">:<\/span> <span class=\"hljs-variable\">html<\/span>\n        \u21b3 <span class=\"hljs-built_in\">Element<\/span><span class=\"hljs-operator\">:<\/span> <span class=\"hljs-variable\">head<\/span>\n            \u21b3 <span class=\"hljs-built_in\">Element<\/span><span class=\"hljs-operator\">:<\/span> <span class=\"hljs-variable\">title<\/span>\n                \u21b3 <span class=\"hljs-built_in\">Text<\/span><span class=\"hljs-operator\">:<\/span> <span class=\"hljs-string\">\"Title of the Document\"<\/span>\n        \u21b3 <span class=\"hljs-built_in\">Element<\/span><span class=\"hljs-operator\">:<\/span> <span class=\"hljs-variable\">body<\/span>\n            \u21b3 <span class=\"hljs-built_in\">Element<\/span><span class=\"hljs-operator\">:<\/span> <span class=\"hljs-variable\">h1<\/span>\n                \u21b3 <span class=\"hljs-built_in\">Text<\/span><span class=\"hljs-operator\">:<\/span> <span class=\"hljs-string\">\"Hello, world!\"<\/span>\n            \u21b3 <span class=\"hljs-built_in\">Element<\/span><span class=\"hljs-operator\">:<\/span> <span class=\"hljs-variable\">p<\/span>\n                \u21b3 <span class=\"hljs-built_in\">Text<\/span><span class=\"hljs-operator\">:<\/span> <span class=\"hljs-string\">\"This is a paragraph.\"<\/span>\n<\/code><\/div><\/div><\/pre>\n<h2>Fitur Utama Model Objek Dokumen (DOM)<\/h2>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Struktur Pohon<\/strong>: DOM mewakili dokumen dalam struktur pohon logis, yang membuat navigasi, pemilihan, dan manipulasi menjadi mudah dan intuitif.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Bahasa-Netral<\/strong>: DOM tidak terikat pada bahasa pemrograman tertentu. Ini adalah konvensi untuk mewakili dan berinteraksi dengan objek dalam HTML, XML, dan tipe dokumen lainnya.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Akses Dinamis dan Pembaruan<\/strong>: DOM memungkinkan program mengakses dan memperbarui konten, struktur, dan gaya dokumen secara dinamis.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Terstandarisasi<\/strong>: DOM adalah standar W3C, memastikan penerimaan dan kompatibilitasnya secara luas di berbagai browser dan platform.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Jenis Model Objek Dokumen (DOM)<\/h2>\n<p>Spesifikasi DOM dibagi menjadi beberapa \u201clevel\u201d dan \u201cmodul\u201d, masing-masing menambahkan fitur dan fungsionalitas ke yang sebelumnya. Jenis kuncinya meliputi:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Tingkat\/Jenis DOM<\/th>\n<th>Deskripsi singkat<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>DOM Tingkat 1<\/strong><\/td>\n<td>Memberikan model dasar untuk keseluruhan dokumen HTML atau XML, termasuk metode untuk memanipulasi elemen dan atributnya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>DOM Tingkat 2<\/strong><\/td>\n<td>Fitur yang diperkenalkan seperti penanganan namespace, modul gaya yang mendukung CSS, dan beberapa antarmuka baru untuk menangani tabel, acara, dll.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>DOM Tingkat 3<\/strong><\/td>\n<td>Menambahkan dukungan untuk penanganan event XPath dan keyboard, memperkenalkan antarmuka untuk memuat dan menyimpan dokumen.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>DOM Tingkat 4<\/strong><\/td>\n<td>Menyederhanakan DOM inti dengan mengurangi ketergantungan, memperkenalkan janji untuk operasi asinkron, dan menambahkan lebih banyak fitur seperti fitur induk untuk memudahkan manipulasi node.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Memanfaatkan Model Objek Dokumen (DOM)<\/h2>\n<p>DOM digunakan setiap kali halaman web dimanipulasi menggunakan JavaScript. Ini adalah API dasar untuk berbagai teknologi web.<\/p>\n<p>Pengembang menggunakan DOM untuk secara dinamis mengubah tampilan, nuansa, dan konten halaman web tanpa memerlukan pemuatan ulang halaman penuh, sehingga memungkinkan antarmuka pengguna yang interaktif dan responsif.<\/p>\n<p>Meskipun mempunyai kekuatan, DOM bukannya tanpa masalah. Ini bisa menjadi lambat jika tidak digunakan dengan hati-hati, terutama dengan dokumen web yang besar atau kompleks. Manipulasi DOM yang tidak dioptimalkan dengan baik dapat menyebabkan rendering halaman lambat dan antarmuka tidak responsif. Untuk mengatasi hal ini, pengembang sering kali menggunakan perpustakaan atau kerangka kerja seperti jQuery, React, atau Vue.js, yang menawarkan API tingkat lebih tinggi untuk manipulasi DOM yang efisien.<\/p>\n<h2>Karakteristik DOM dan Perbandingannya dengan Istilah Serupa<\/h2>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Ketentuan<\/th>\n<th>Keterangan<\/th>\n<th>Perbandingan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td><strong>DOM<\/strong><\/td>\n<td>API untuk dokumen HTML dan XML, menyediakan representasi struktural dokumen dan memungkinkan pengembang memanipulasi konten dan presentasi visualnya.<\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>CSSOM<\/strong><\/td>\n<td>CSS Object Model (CSSOM) adalah peta gaya CSS, mirip dengan DOM tetapi khusus untuk CSS. Ini memungkinkan manipulasi stylesheet dan gaya yang diterapkan ke DOM.<\/td>\n<td>Jika DOM berfokus pada struktur dokumen, CSSOM berfokus pada lapisan presentasi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><strong>Bayangan DOM<\/strong><\/td>\n<td>Mekanisme untuk merangkum bagian pohon DOM untuk implementasi Komponen Web. Ini mengisolasi bagian DOM untuk \u201cmenyembunyikannya\u201d dari pohon dokumen utama.<\/td>\n<td>Berbeda dengan DOM biasa, Shadow DOM menyediakan enkapsulasi gaya dan perilaku.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Perspektif Masa Depan Terkait Model Objek Dokumen (DOM)<\/h2>\n<p>Seiring dengan terus berkembangnya teknologi web, DOM API juga kemungkinan akan diperluas dan ditingkatkan. Potensi pengembangan di masa depan mencakup metode manipulasi DOM yang lebih efisien, peningkatan integrasi dengan standar web yang sedang berkembang, dan evolusi berkelanjutan dari spesifikasi HTML itu sendiri.<\/p>\n<p>Perkembangan menarik yang sedang berlangsung adalah penerapan Komponen Web secara bertahap, yang memungkinkan pembuatan tag HTML yang dapat digunakan kembali dan dienkapsulasi. Hal ini terkait erat dengan Shadow DOM, yang menyediakan metode merangkum elemen DOM.<\/p>\n<h2>Model Objek Dokumen (DOM) dan Server Proksi<\/h2>\n<p>Server proxy adalah perantara yang meneruskan permintaan dan tanggapan antara klien dan server. Meskipun DOM terutama berkaitan dengan struktur dan manipulasi dokumen web di sisi klien, server proxy beroperasi di tingkat jaringan.<\/p>\n<p>Namun, titik temu keduanya dapat ditemukan dalam skenario di mana server proxy mungkin mengubah konten dokumen web. Misalnya, server proxy dapat menambah, menghapus, atau mengubah elemen DOM di halaman web sebelum mencapai klien. Ini dapat digunakan untuk berbagai alasan, seperti memasukkan skrip, menghapus elemen yang tidak diinginkan, atau memodifikasi konten untuk tujuan pelokalan atau penyesuaian.<\/p>\n<h2>tautan yang berhubungan<\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/developer.mozilla.org\/en-US\/docs\/Web\/API\/Document_Object_Model\/Introduction\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Dokumen Web MDN: Model Objek Dokumen (DOM)<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/dom.spec.whatwg.org\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Standar DOM W3C<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/javascript.info\/dom\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Info JavaScript: DOM<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/developers.google.com\/web\/updates\/2018\/09\/inside-browser-part1\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Dasar-Dasar Web Google: Cara Kerja Peramban<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>Ikhtisar ini harus memberikan pemahaman komprehensif tentang Model Objek Dokumen (DOM), asal usulnya, cara kerjanya, karakteristiknya, dan kemungkinan perkembangannya. DOM tetap menjadi landasan pengembangan web interaktif dan akan terus memainkan peran penting seiring kemajuan teknologi web.<\/p>","protected":false},"featured_media":468251,"menu_order":0,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","inline_featured_image":false,"footnotes":""},"class_list":["post-476958","wiki","type-wiki","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"acf":{"faq_title":"Frequently Asked Questions about <mark>Document Object Model (DOM): A Comprehensive Overview<\/mark>","faq_items":[{"question":"What is the Document Object Model (DOM)?","answer":"<p>The Document Object Model (DOM) is an interface that allows developers to interact with web documents using scripting languages like JavaScript. It represents the contents of a web document, such as HTML or XML, in a structured, hierarchical, and logical tree-like structure.<\/p>"},{"question":"When was the Document Object Model (DOM) first introduced?","answer":"<p>The concept of the DOM came into existence in the mid-to-late 1990s, with the World Wide Web Consortium (W3C) introducing the first standard DOM level, DOM Level 1, in 1998.<\/p>"},{"question":"How does the Document Object Model (DOM) work?","answer":"<p>The DOM works by representing a web document in a tree-like structure, with the topmost node being the <code>Document<\/code> node, representing the entire document. Below this, there are <code>Element<\/code> nodes, <code>Attribute<\/code> nodes, and <code>Text<\/code> nodes, each representing elements, attributes, and text within the document. This structure allows developers to navigate the document tree and use API methods to select, create, modify, or delete nodes.<\/p>"},{"question":"What are the key features of the Document Object Model (DOM)?","answer":"<p>The key features of the DOM include its tree-like structure, making it easy to navigate and manipulate; its language-neutrality, making it compatible with any programming language; its dynamic access and update capabilities; and its status as a W3C standard, ensuring widespread acceptance and compatibility.<\/p>"},{"question":"Are there different types of Document Object Model (DOM)?","answer":"<p>Yes, the DOM specification is divided into several \"levels\" and \"modules\", each adding features and functionality to the previous ones. These include DOM Level 1, DOM Level 2, DOM Level 3, and DOM Level 4.<\/p>"},{"question":"How is the Document Object Model (DOM) used?","answer":"<p>The DOM is used to dynamically change the look, feel, and content of a web page without requiring a full page reload. This makes for interactive and responsive user interfaces. However, the DOM can become slow if not used carefully, especially with large or complex web documents.<\/p>"},{"question":"How does the Document Object Model (DOM) relate to proxy servers?","answer":"<p>While the DOM is primarily concerned with the structure and manipulation of web documents on the client-side, proxy servers operate at the network level. However, they intersect when a proxy server modifies the contents of a web document before it reaches the client, such as injecting scripts, removing unwanted elements, or modifying content for localization or customization purposes.<\/p>"},{"question":"What are the future perspectives related to the Document Object Model (DOM)?","answer":"<p>The DOM API is likely to expand and improve as web technologies continue to evolve. Potential future developments include more efficient methods of manipulating the DOM, improved integration with emerging web standards, and the ongoing evolution of the HTML specification itself.<\/p>"}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki\/476958","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki"}],"about":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wiki"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki\/476958\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/468251"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=476958"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}