{"id":476751,"date":"2023-08-09T07:35:16","date_gmt":"2023-08-09T07:35:16","guid":{"rendered":""},"modified":"2023-09-05T11:13:21","modified_gmt":"2023-09-05T11:13:21","slug":"datastore","status":"publish","type":"wiki","link":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wiki\/datastore\/","title":{"rendered":"Penyimpanan data"},"content":{"rendered":"<p>Datastore adalah database NoSQL yang sangat skalabel untuk aplikasi web dan seluler. Ini memberikan penskalaan otomatis, kinerja tinggi, dan kemudahan pengembangan aplikasi. API-nya memungkinkan penyimpanan berbasis objek dan kemampuan untuk mengeksekusi kueri mirip SQL. Dirancang agar sangat kuat dan toleran terhadap kesalahan, Datastore memastikan penyimpanan dan pengambilan data yang andal.<\/p>\n<h2>Evolusi dan Penyebutan Pertama Datastore<\/h2>\n<p>Konsep Datastore muncul dari kemajuan komputasi awan dan meningkatnya kebutuhan akan solusi penyimpanan data yang fleksibel, terukur, dan kuat. Asal usul teknologi ini berasal dari Google Bigtable, sistem penyimpanan data terkompresi, berkinerja tinggi, dan eksklusif yang diperkenalkan dalam makalah yang diterbitkan oleh Google pada tahun 2006.<\/p>\n<p>Google Cloud Datastore, yang kemudian dikenal sebagai Cloud Firestore, tersedia untuk umum sebagai bagian dari Google Cloud Platform pada tahun 2013. Google Cloud Datastore dirancang untuk memberikan solusi database yang lebih mudah dan skalabel untuk aplikasi berbasis cloud, yang menyempurnakan konsep dasar Bigtable.<\/p>\n<h2>Menggali Datastore Lebih Dalam<\/h2>\n<p>Datastore adalah database NoSQL, artinya tidak bergantung pada skema database relasional tradisional. Sebaliknya, ini menyediakan model data yang fleksibel dan tanpa skema yang memungkinkan Anda menentukan struktur data Anda sendiri.<\/p>\n<p>Data di Datastore disimpan sebagai entitas, yang masing-masing memiliki kunci dan sekumpulan properti. Kuncinya digunakan untuk mengidentifikasi entitas, sedangkan properti adalah elemen data yang terkait dengan entitas tersebut.<\/p>\n<p>Datastore mendukung transaksi ACID dan berbagai tipe data mulai dari bilangan bulat dan string sederhana hingga tipe data kompleks seperti daftar dan titik geografis. Ini mendukung kueri mirip SQL, sehingga memudahkan pengembang yang akrab dengan SQL untuk beradaptasi dengan penggunaannya.<\/p>\n<h2>Struktur Internal Datastore: Cara Kerjanya<\/h2>\n<p>Datastore dirancang berdasarkan tiga komponen utama: entitas, properti, dan indeks.<\/p>\n<p><strong>Entitas<\/strong>: Ini adalah objek data inti di Datastore. Setiap entitas memiliki jenisnya, yang mengklasifikasikannya ke dalam suatu kelompok, dan sebuah kunci, yang secara unik mengidentifikasinya.<\/p>\n<p><strong>Properti<\/strong>: Entitas terdiri dari properti, yang merupakan pasangan nilai kunci yang menyimpan data aktual.<\/p>\n<p><strong>Indeks<\/strong>: Datastore menggunakan indeks untuk mendukung kueri data. Indeks primer secara otomatis dibuat untuk setiap properti suatu entitas, dan indeks komposit ditentukan dalam file konfigurasi indeks.<\/p>\n<p>Datastore menggunakan arsitektur terdistribusi, yang memberikan konsistensi yang kuat untuk kueri, dan mendukung transaksi global, menyediakan platform yang kuat untuk mengembangkan aplikasi yang dapat diskalakan.<\/p>\n<h2>Fitur Utama Penyimpanan Data<\/h2>\n<p>Beberapa fitur utama Datastore meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Penskalaan otomatis<\/strong>: Penyimpanan data dapat diskalakan dengan lancar seiring bertambahnya jumlah data dan jumlah pengguna.<\/li>\n<li><strong>Ketersediaan tinggi<\/strong>: Dengan penggunaan arsitektur dan replikasi terdistribusi, Datastore menyediakan ketersediaan dan daya tahan yang tinggi.<\/li>\n<li><strong>Transaksi ASAM<\/strong>: Datastore mendukung transaksi ACID (Atomicity, Consistency, Isolation, Durability), memastikan integritas data.<\/li>\n<li><strong>Konsistensi yang kuat<\/strong>: Semua kueri di Datastore sangat konsisten, artinya kueri tersebut selalu mencerminkan semua pembaruan yang dilakukan pada data sebelum kueri dimulai.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Jenis Penyimpanan Data<\/h2>\n<p>Datastore dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis berdasarkan lingkungannya:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Jenis<\/th>\n<th>Keterangan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Penyimpanan Data Awan<\/td>\n<td>Basis data dokumen NoSQL yang terkelola sepenuhnya, tanpa server, dibuat untuk penskalaan otomatis, kinerja tinggi, dan kemudahan pengembangan aplikasi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Penyimpanan Data Lokal<\/td>\n<td>Ini digunakan untuk tujuan pengembangan dan pengujian. Ini menyimulasikan perilaku Cloud Datastore di mesin lokal.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Penggunaan dan Masalah Terkait Datastore<\/h2>\n<p>Datastore banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi web dan seluler yang membutuhkan database yang skalabel dan andal. Ini dapat menangani operasi baca dan tulis dalam jumlah besar, menjadikannya ideal untuk konten buatan pengguna, game, analisis real-time, dan aplikasi IoT.<\/p>\n<p>Namun, Datastore memiliki keterbatasan dan tantangan terkait:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Pertanyaan Kompleks<\/strong>: Meskipun Datastore mendukung kueri mirip SQL, Datastore tidak memiliki dukungan untuk operasi GABUNG dan hanya memiliki dukungan terbatas untuk kueri agregasi.<\/li>\n<li><strong>Harga<\/strong>: Biaya penggunaan Datastore dapat bertambah dengan cepat seiring dengan jumlah data yang disimpan dan jumlah operasi baca\/tulis.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kunci untuk mengatasi tantangan ini adalah merancang aplikasi dan model data agar selaras dengan kekuatan dan keterbatasan Datastore.<\/p>\n<h2>Perbandingan Datastore dengan Teknologi Serupa<\/h2>\n<p>Membandingkan Datastore Google dengan database NoSQL serupa:<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Fitur<\/th>\n<th>Penyimpanan Data Google<\/th>\n<th>Amazon DynamoDB<\/th>\n<th>Azure Cosmos DB<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Penskalaan Otomatis<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Konsistensi<\/td>\n<td>Kuat &amp; Akhirnya<\/td>\n<td>Kuat &amp; Akhirnya<\/td>\n<td>Beberapa Model<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Dukungan Transaksi<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Transaksi Global<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<td>TIDAK<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Bahasa Kueri Seperti SQL<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Perspektif dan Teknologi Masa Depan Terkait Datastore<\/h2>\n<p>Permintaan akan database NoSQL yang skalabel dan fleksibel seperti Datastore diperkirakan akan meningkat seiring dengan semakin banyaknya bisnis yang beralih ke aplikasi berbasis cloud. Teknologi seperti Machine Learning dan Artificial Intelligence yang perlu menangani data dalam jumlah besar dapat memperoleh manfaat dari skalabilitas dan kinerja Datastore.<\/p>\n<p>Selain itu, munculnya komputasi tanpa server dan arsitektur layanan mikro akan semakin mendorong penggunaan database seperti Datastore, yang dirancang untuk menskalakan dan menangani data dalam jumlah besar dengan lancar.<\/p>\n<h2>Server Proxy dan Asosiasinya dengan Datastore<\/h2>\n<p>Server proxy dapat digunakan untuk mengontrol dan mengelola akses ke database Datastore. Mereka dapat berfungsi sebagai lapisan antara aplikasi klien dan database, memberikan langkah-langkah keamanan tambahan dan fungsionalitas. Misalnya, server proxy dapat digunakan untuk menyimpan data yang sering diakses dalam cache, sehingga mengurangi beban pada database dan meningkatkan waktu respons.<\/p>\n<p>Selain itu, server proxy juga dapat digunakan untuk menerapkan pembatasan kecepatan, mengontrol jumlah permintaan yang dapat dibuat klien ke database dalam jangka waktu tertentu, melindungi database agar tidak kewalahan oleh terlalu banyak permintaan.<\/p>\n<h2>tautan yang berhubungan<\/h2>\n<p>Untuk informasi selengkapnya tentang Datastore, kunjungi sumber daya berikut:<\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/cloud.google.com\/datastore\/docs\/concepts\/overview\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Dokumentasi Penyimpanan Data Google Cloud<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.qwiklabs.com\/focuses\/3413?parent=catalog\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Penyimpanan Data Google Cloud: Qwiklabs<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/cloud.google.com\/datastore\/docs\/datastore-api-tutorial\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Mode Penyimpanan Data: Google Cloud Platform<\/a><\/li>\n<\/ul>","protected":false},"featured_media":476752,"menu_order":0,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","inline_featured_image":false,"footnotes":""},"class_list":["post-476751","wiki","type-wiki","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"acf":{"faq_title":"Frequently Asked Questions about <mark>Datastore: An In-depth Overview<\/mark>","faq_items":[{"question":"What is Datastore?","answer":"<p>Datastore is a highly scalable NoSQL database for web and mobile applications. It provides automatic scaling, high performance, and ease of application development. Its API allows for object-based storage and the ability to execute SQL-like queries.<\/p>"},{"question":"What is the history of Datastore?","answer":"<p>The concept of Datastore emerged from Google's Bigtable, a compressed, high-performance data storage system. Google Cloud Datastore, later known as Cloud Firestore, became publicly available as a part of the Google Cloud Platform in 2013.<\/p>"},{"question":"How does Datastore work?","answer":"<p>Datastore is designed around three main components: entities, properties, and indexes. Entities are the core data objects in Datastore, each of which has a kind and a key. Properties are key-value pairs that hold the actual data. Indexes are used to support querying of data.<\/p>"},{"question":"What are the key features of Datastore?","answer":"<p>Datastore offers automatic scaling, high availability, supports ACID transactions, and provides strong consistency for all queries.<\/p>"},{"question":"What types of Datastore exist?","answer":"<p>Datastore can be classified into two types: Cloud Datastore which is a fully-managed, serverless, NoSQL document database, and Local Datastore which is used for development and testing purposes.<\/p>"},{"question":"What are the uses and problems associated with Datastore?","answer":"<p>Datastore is widely used in developing web and mobile applications that require a scalable and reliable database. However, it has limitations like lack of support for JOIN operations and potential cost escalations.<\/p>"},{"question":"How does Datastore compare with similar technologies?","answer":"<p>Datastore, like other NoSQL databases such as Amazon DynamoDB and Azure Cosmos DB, offers auto-scaling, transaction support, and SQL-like query language. However, it stands out with its global transaction support and strong consistency.<\/p>"},{"question":"What are future perspectives related to Datastore?","answer":"<p>As more businesses move to cloud-based applications, demand for scalable and flexible NoSQL databases like Datastore is expected to increase. Emerging fields like Machine Learning and AI can particularly benefit from Datastore's scalability and performance.<\/p>"},{"question":"How can proxy servers be associated with Datastore?","answer":"<p>Proxy servers can be used to control and manage the access to a Datastore database, provide additional security measures, and functionality like data caching and rate limiting.<\/p>"},{"question":"Where can I get more information about Datastore?","answer":"<p>You can visit Google Cloud Datastore Documentation, Google Cloud Datastore: Qwiklabs, and Datastore Mode: Google Cloud Platform for more information.<\/p>"}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki\/476751","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki"}],"about":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wiki"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki\/476751\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/476752"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=476751"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}