{"id":476239,"date":"2023-08-09T07:26:52","date_gmt":"2023-08-09T07:26:52","guid":{"rendered":""},"modified":"2023-09-05T11:12:18","modified_gmt":"2023-09-05T11:12:18","slug":"class-b-ip-address","status":"publish","type":"wiki","link":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wiki\/class-b-ip-address\/","title":{"rendered":"Alamat IP Kelas B"},"content":{"rendered":"<p>Alamat IP Kelas B adalah kategori alamat IP yang ditentukan oleh Protokol Internet (IP), yaitu seperangkat aturan yang menentukan cara data dikirim dan diterima melalui internet.<\/p>\n<h2>Sejarah dan Asal<\/h2>\n<p>Konsep alamat IP Kelas B berasal dari sistem klasifikasi alamat IP awal yang dikenal sebagai jaringan classful. Sistem ini diperkenalkan pada masa awal internet sekitar tahun 1980an dengan berkembangnya IPv4 (Internet Protocol versi 4) sebagai sarana pengelolaan alokasi dan distribusi alamat IP.<\/p>\n<h2>Informasi rinci<\/h2>\n<p>Alamat IP Kelas B adalah salah satu dari lima kelas alamat IP (Kelas A, B, C, D, dan E) yang digunakan pada tahap awal internet. Dalam jaringan berkelas, setiap kelas menggunakan alamat jaringan dan skema pengalamatan host yang berbeda, dengan alamat IP Kelas B berada di antara Kelas A dan Kelas C dalam hal ukuran dan skala.<\/p>\n<p>Setiap jaringan Kelas B menyertakan awalan jaringan 16-bit, diikuti dengan nomor host 16-bit. Kisaran alamat IP untuk Kelas B adalah dari 128.0.0.0 hingga 191.255.255.255. Artinya, jaringan Kelas B dapat memiliki hingga 65.534 host (2^16 dikurangi 2 untuk alamat jaringan dan alamat siaran).<\/p>\n<h2>Struktur dan Fungsi Internal<\/h2>\n<p>Alamat IP Kelas B memiliki bagian jaringan dua oktet dan bagian host dua oktet. Dalam istilah biner, dua oktet pertama adalah alamat jaringan, dan dua oktet terakhir adalah alamat host. Misalnya, pada alamat IP 150.150.1.1, \u201c150.150\u201d adalah alamat jaringan, dan \u201c1.1\u201d adalah alamat host.<\/p>\n<p>Dua bit pertama dari oktet pertama dalam alamat Kelas B selalu 10. Ini menyisakan 14 bit untuk alamat jaringan, sehingga menawarkan total 16.384 (2^14) kemungkinan alamat jaringan.<\/p>\n<h2>Fitur Utama<\/h2>\n<p>Beberapa fitur utama alamat IP Kelas B meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p>Sejumlah besar alamat host: Jaringan Kelas B dapat menampung sejumlah besar alamat host, menjadikannya ideal untuk organisasi berukuran menengah hingga besar.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Alamat Kelas B unik secara global: Setiap alamat IP Kelas B unik di seluruh internet, memastikan tidak ada konflik atau tumpang tindih.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p>Pengidentifikasi biner: Bit awal alamat Kelas B disetel ke 10, yang membedakannya dari kelas lain.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Jenis Alamat IP Kelas B<\/h2>\n<p>Alamat IP Kelas B dapat dikategorikan berdasarkan penerapannya:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Alamat IP Kelas B Publik:<\/strong> Nomor ini unik secara global dan ditetapkan oleh Internet Assigned Numbers Authority (IANA) dan Regional Internet Registries (RIRs). Mereka digunakan untuk komunikasi melalui internet.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Alamat IP Kelas B Pribadi:<\/strong> Ini dicadangkan untuk jaringan pribadi dan tidak dapat dirutekan di internet. Rentang yang dicadangkan untuk alamat IP Kelas B privat adalah dari 172.16.0.0 hingga 172.31.255.255.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Penggunaan dan Masalah Terkait<\/h2>\n<p>Alamat IP Kelas B biasanya digunakan oleh organisasi berukuran menengah hingga besar yang memerlukan alamat IP dalam jumlah besar untuk perangkat jaringan mereka. Namun, sistem jaringan berkelas, termasuk alamat Kelas B, sebagian besar telah digantikan oleh Perutean Antar-Domain Tanpa Kelas (CIDR) karena masalah kehabisan alamat IP. CIDR memungkinkan alokasi alamat IP yang lebih efisien.<\/p>\n<h2>Perbandingan dengan Istilah Serupa<\/h2>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Barang<\/th>\n<th>Kelas A<\/th>\n<th>Kelas B<\/th>\n<th>Kelas C<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Rentang Oktet Pertama<\/td>\n<td>1-126<\/td>\n<td>128-191<\/td>\n<td>192-223<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Bit Jaringan<\/td>\n<td>8<\/td>\n<td>16<\/td>\n<td>24<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Bit Tuan Rumah<\/td>\n<td>24<\/td>\n<td>16<\/td>\n<td>8<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Jumlah Jaringan<\/td>\n<td>126<\/td>\n<td>16,384<\/td>\n<td>2,097,152<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Host per Jaringan<\/td>\n<td>16,777,214<\/td>\n<td>65,534<\/td>\n<td>254<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Perspektif dan Teknologi Masa Depan<\/h2>\n<p>Pengenalan IPv6, yang menyediakan ruang alamat yang jauh lebih besar, telah memecahkan masalah kehabisan alamat IPv4. Meskipun demikian, banyak organisasi terus menggunakan IPv4, termasuk alamat Kelas B, karena biaya dan kerumitan peralihan ke IPv6.<\/p>\n<h2>Asosiasi dengan Server Proxy<\/h2>\n<p>Server proxy dapat dikaitkan dengan alamat IP Kelas B dalam beberapa cara. Mereka dapat menggunakan alamat IP Kelas B untuk meneruskan permintaan dan tanggapan antara server dan klien. Selain itu, penggunaan berbagai alamat IP Kelas B dapat membantu server proxy mendistribusikan beban, meningkatkan redundansi, dan meningkatkan anonimitas penggunanya.<\/p>\n<h2>tautan yang berhubungan<\/h2>\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/www.iana.org\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Otoritas Nomor yang Ditugaskan Internet (IANA)<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.nro.net\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Registrasi Internet Regional (RIR)<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.cisco.com\/c\/en\/us\/support\/docs\/ip\/routing-information-protocol-rip\/13788-3.html\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Pengantar Pengalamatan IP dan Jaringan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/web.mit.edu\/rhel-doc\/4\/RH-DOCS\/rhel-sg-en-4\/ch-ipaddress.html\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Memahami Pengalamatan IP<\/a><\/li>\n<\/ul>","protected":false},"featured_media":476240,"menu_order":0,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","inline_featured_image":false,"footnotes":""},"class_list":["post-476239","wiki","type-wiki","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"acf":{"faq_title":"Frequently Asked Questions about <mark>Understanding Class B IP Address<\/mark>","faq_items":[{"question":"What is a Class B IP address?","answer":"<p>A Class B IP address is a type of IP address defined by the Internet Protocol. It has a 16-bit network prefix and a 16-bit host number, with an IP address range from 128.0.0.0 to 191.255.255.255.<\/p>"},{"question":"Where did Class B IP addresses originate?","answer":"<p>Class B IP addresses originated from the classful networking system introduced in the early days of the internet around the 1980<\/p>"}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki\/476239","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki"}],"about":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wiki"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki\/476239\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/476240"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=476239"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}