{"id":475852,"date":"2023-08-09T07:23:51","date_gmt":"2023-08-09T07:23:51","guid":{"rendered":""},"modified":"2023-09-05T11:11:24","modified_gmt":"2023-09-05T11:11:24","slug":"android","status":"publish","type":"wiki","link":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wiki\/android\/","title":{"rendered":"Android"},"content":{"rendered":"<p>Android adalah sistem operasi seluler yang dikembangkan oleh Google dan didasarkan pada versi modifikasi dari kernel Linux dan perangkat lunak sumber terbuka lainnya. Dirancang terutama untuk perangkat seluler layar sentuh seperti ponsel cerdas dan tablet, antarmuka pengguna Android sebagian besar didasarkan pada manipulasi langsung, menggunakan gerakan sentuh yang sesuai dengan tindakan di dunia nyata, seperti menggeser, mengetuk, dan mencubit, untuk memanipulasi objek di layar. Selain perangkat seluler, Android juga telah dikembangkan untuk televisi (Android TV), mobil (Android Auto), dan jam tangan (Wear OS).<\/p>\n<h2>Kelahiran dan Evolusi Android<\/h2>\n<p>Android awalnya dikembangkan oleh Android Inc., sebuah perusahaan Silicon Valley yang diakuisisi Google pada tahun 2005. Pendirinya, Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White, menginginkan Android menjadi sistem operasi canggih untuk kamera digital. Namun, ketika mereka menyadari bahwa pasar untuk perangkat tersebut tidak signifikan, mereka menggunakan kembali Android untuk perangkat seluler layar sentuh untuk bersaing dengan Symbian dan Windows Mobile, sistem operasi seluler yang dominan pada saat itu.<\/p>\n<p>Android diluncurkan pada tahun 2007 dengan berdirinya Open Handset Alliance, sebuah konsorsium perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka untuk perangkat seluler. Smartphone komersial pertama yang menjalankan Android adalah HTC Dream, juga dikenal sebagai T-Mobile G1, diumumkan pada tanggal 23 September 2008.<\/p>\n<h2>Android: Pandangan Mendalam<\/h2>\n<p>Android adalah open source dan Google merilis kodenya di bawah Lisensi Apache. Kode sumber terbuka dan lisensi permisif ini memungkinkan perangkat lunak dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas oleh produsen perangkat, operator nirkabel, dan pengembang yang antusias. Kode sumber Android dirilis oleh Google di bawah lisensi sumber terbuka, namun sebagian besar perangkat Android dikirimkan dengan sejumlah besar perangkat lunak berpemilik yang sudah diinstal sebelumnya, seperti Google Mobile Services (GMS), yang mencakup aplikasi seperti Google Chrome, YouTube, dan Google. Mencari.<\/p>\n<p>Setiap rilis utama Android diberi nama berdasarkan abjad setelah hidangan penutup atau camilan manis. Misalnya Android 1.5 Cupcake, 1.6 Donut, 2.0 Eclair, 2.2 Froyo, 2.3 Gingerbread, 3.0 Honeycomb, 4.0 Ice Cream Sandwich, 4.1 Jelly Bean, 4.4 KitKat, 5.0 Lollipop, 6.0 Marshmallow, 7.0 Nougat, 8.0 Oreo, dan 9.0 Pie. Namun, dengan Android 10, Google memutuskan untuk menggunakan sistem angka untuk namanya.<\/p>\n<h2>Struktur Internal Android<\/h2>\n<p>Inti dari Android adalah Kernel Linux, yang menangani layanan sistem inti seperti keamanan, manajemen memori, manajemen proses, dan tumpukan jaringan. Di atas Kernel Linux terdapat Android Runtime, yang mencakup Mesin Virtual Dalvik dan pustaka inti. Lapisan Kerangka Aplikasi menyediakan layanan tingkat tinggi untuk aplikasi dalam bentuk kelas Java. Terakhir, di lapisan atas adalah Aplikasi, yaitu semua aplikasi yang berjalan di Android, termasuk aplikasi sistem seperti dialer, program SMS, dan browser, serta aplikasi pihak ketiga.<\/p>\n<p>Aplikasi Android biasanya dikembangkan dalam bahasa Java menggunakan perangkat pengembangan perangkat lunak (SDK) Android, namun lingkungan pengembangan lain juga tersedia.<\/p>\n<h2>Fitur Utama Android<\/h2>\n<ol>\n<li>Open Source: Android bersifat open source, artinya pengembang dapat memodifikasi sistem operasi untuk setiap ponsel.<\/li>\n<li>Antarmuka Pengguna yang Dapat Disesuaikan: Android memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan antarmuka pengguna, tidak seperti sistem operasi lain.<\/li>\n<li>Multitasking: Android mendukung multitasking dan multisentuh.<\/li>\n<li>Widget: Pengguna dapat menempatkan widget di layar beranda untuk akses cepat ke informasi.<\/li>\n<li>Google Play Store: Dengan lebih dari 3 juta aplikasi, Google Play Store adalah toko aplikasi terbesar.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Varian Android<\/h2>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Varian<\/th>\n<th>Keterangan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Android Pergi<\/td>\n<td>Versi Android sederhana yang dirancang untuk perangkat kelas bawah.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Android Satu<\/td>\n<td>Versi Android tanpa modifikasi pabrikan dan fokus pada perangkat tingkat pemula untuk pasar negara berkembang.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>TV Android<\/td>\n<td>Versi Android yang dirancang untuk televisi.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Pakai OS<\/td>\n<td>Versi Android yang dirancang untuk jam tangan pintar dan perangkat yang dapat dikenakan lainnya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Android Otomatis<\/td>\n<td>Versi Android yang dirancang untuk mobil.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Cara Menggunakan Android dan Mengatasi Masalah<\/h2>\n<p>Android dapat digunakan dengan berbagai cara, mulai dari ponsel hingga tablet, televisi, sistem mobil, dan perangkat yang dapat dikenakan. Namun, seperti halnya sistem apa pun, sistem ini mungkin memiliki masalah, seperti kinerja lambat, baterai terkuras, atau ruang penyimpanan terbatas. Masalah ini biasanya dapat diatasi dengan menghapus data cache, menghapus instalasi aplikasi yang tidak diperlukan, memperbarui perangkat lunak sistem, atau melakukan reset pabrik.<\/p>\n<h2>Perbandingan dengan Sistem Serupa<\/h2>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Sistem<\/th>\n<th>Android<\/th>\n<th>iOS<\/th>\n<th>jendela<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Sumber Terbuka<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<td>TIDAK<\/td>\n<td>TIDAK<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Antarmuka yang Dapat Disesuaikan<\/td>\n<td>Ya<\/td>\n<td>Terbatas<\/td>\n<td>Terbatas<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Jumlah Aplikasi di App Store<\/td>\n<td>3 Juta+<\/td>\n<td>2 Juta+<\/td>\n<td>700,000+<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Masa Depan Android<\/h2>\n<p>Seiring dengan terus berkembangnya Android, Android diperkirakan akan lebih terintegrasi dengan kecerdasan buatan, augmented reality, dan virtual reality. Selain itu, kemungkinan besar akan terjadi kemajuan dalam keamanan, privasi, dan pengalaman lintas perangkat yang lancar. Internet of Things (IoT) adalah sektor lain di mana Android diperkirakan akan mengalami kemajuan besar.<\/p>\n<h2>Server Proksi dan Android<\/h2>\n<p>Server proxy dapat digunakan dengan Android untuk memberikan peningkatan tingkat keamanan dan privasi, terutama saat mengakses internet melalui Wi-Fi publik. Server proxy juga dapat digunakan untuk mengakses konten yang mungkin dibatasi secara geografis. Android memiliki dukungan bawaan untuk mengonfigurasi pengaturan proxy dalam opsi jaringan Wi-Fi-nya.<\/p>\n<h2>tautan yang berhubungan<\/h2>\n<ol>\n<li><a href=\"https:\/\/www.android.com\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Situs resmi Android<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/source.android.com\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Proyek Sumber Terbuka Android<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/developer.android.com\/\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Situs web Pengembang Android Google<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/github.com\/android\" target=\"_new\" rel=\"noopener nofollow\">Android di GitHub<\/a><\/li>\n<\/ol>","protected":false},"featured_media":467538,"menu_order":0,"template":"","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","inline_featured_image":false,"footnotes":""},"class_list":["post-475852","wiki","type-wiki","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"acf":{"faq_title":"Frequently Asked Questions about <mark>Android: A Comprehensive Overview<\/mark>","faq_items":[{"question":"What is Android?","answer":"<p>Android is a mobile operating system developed by Google. It is designed primarily for touchscreen mobile devices such as smartphones and tablets. It's also been developed for televisions (Android TV), cars (Android Auto), and wrist watches (Wear OS).<\/p>"},{"question":"Who originally developed Android?","answer":"<p>Android was originally developed by Android Inc., a company that Google acquired in 2005. The team repurposed Android for touchscreen mobile devices after realizing the market for digital cameras wasn't substantial.<\/p>"},{"question":"How does the internal structure of Android work?","answer":"<p>At the core of Android is the Linux Kernel, handling core system services like security, memory management, process management, and the network stack. Above this is the Android Runtime, which includes the Dalvik Virtual Machine and core libraries. The Application Framework layer provides high-level services to applications. Lastly, at the top layer are the Applications, which are all the apps that run on Android, including system apps and third-party apps.<\/p>"},{"question":"What are some key features of Android?","answer":"<p>Key features of Android include its open-source nature, customizable user interface, multitasking, widgets, and the Google Play Store which hosts more than 3 million apps.<\/p>"},{"question":"What are the different types of Android?","answer":"<p>Different variants of Android include Android Go, designed for low-end devices; Android One, with no manufacturer modifications; Android TV, designed for televisions; Wear OS, designed for smartwatches and other wearables; and Android Auto, designed for cars.<\/p>"},{"question":"How can I troubleshoot common Android problems?","answer":"<p>Common Android issues such as slow performance, battery drain, or limited storage space can usually be addressed by clearing cached data, uninstalling unnecessary apps, updating the system software, or performing a factory reset.<\/p>"},{"question":"How does Android compare to other systems like iOS and Windows?","answer":"<p>Android differs from systems like iOS and Windows primarily in being open-source and having a more customizable interface. The Google Play Store, Android's app store, also hosts more apps than iOS's App Store or the Windows Store.<\/p>"},{"question":"What does the future hold for Android?","answer":"<p>The future of Android is expected to see more integration with artificial intelligence, augmented reality, virtual reality, and the Internet of Things. It's also expected to see advancements in security, privacy, and seamless cross-device experiences.<\/p>"},{"question":"How are proxy servers used with Android?","answer":"<p>Proxy servers can be used with Android to provide an increased level of security and privacy, especially when accessing the internet over public Wi-Fi. They can also be used to access content that may be geographically restricted.<\/p>"},{"question":"Where can I find more information about Android?","answer":"<p>More information about Android can be found on the official Android website, the Android Open Source Project website, Google's Android Developer website, and Android's GitHub page.<\/p>"}]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki\/475852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki"}],"about":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/wiki"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/wiki\/475852\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/467538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/oneproxy.pro\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=475852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}